“Karena kamu adalah tanggung jawab saya, sudah semestinya saya harus menjaga kamu," Jawab alviano dengan gugup. “Aa terimakasih tuan, sebenarnya ini salah saya karena dengan ceroboh nya malah menabrakkan diri ke mobil anda." “Tidak masalah jadi tinggal lah disini," ujar Alvi. “Maaf tuan, saya tidak bisa ada hal penting yang harus saya lakukan. Sekali lagi Terimakasih karena mau menolong saya, mungkin besok atau lusa saya akan pulang." “Haruskah seperti ini? kenapa mulut ini begitu sulit untuk mengakui hal sebenarnya, ahh aku benci keadaan ini," teriak alviano dalam hati. “Saya permisi tuan, mari." Jihan langsung mendorong kursi roda milik nya menuju ruang tamu, disana dia sibuk melirik sosial media dari beberapa orang yang di kenal nya. “Lihatlah kalian begitu bahagia dalam

