“Hey, kenapa duduk disini sendiri?” “ Biarkan aku sendiri, aku ingin sendiri" Alviano tak lagi menjawab, dia ikut duduk di samping sang istri yang ternyata sedari tadi berada di taman rumah sakit seorang diri. Jihan terus menunduk, seiring itu terdengar isakan kecil, “Bunda ku wanita baik hiks." Alviano langsung memeluk sang istri bermaksud menenangkannya,meskipun Jihan berontak, “Sayang jangan menangis." pinta Alviano sembari mengelus punggung Jihan. Jihan memandang Alviano dengan mata basahnya sembari bertanya “Apakah kamu percaya jika bunda ku itu Jahat?" “Bunda mu adalah wanita baik," “Tapi kenapa orang-orang membenci nya, kenapa orang-orang melukai nya kenapa hiks hiks". Alviano tak kuasa menahan air mata nya, dia ikut merasakan penderitaan sang istri selama ini lewat tang

