Di kutuk

1252 Kata

Azam hanya mengangguk patuh, dirinya terjebak dengan ketenangan Jihan yang menghanyutkan. “Benar kata Rahma, Jihan kembali untuk dendam nya." Semua orang menatap tak percaya melihat mempelai wanita terlebih sonya dan adijaya. “Ada apa ini? Kenapa malah kamu yang menjadi mempelainya,"gusar adijaya. “Pah cukup, ikuti semuanya. Jihan sudah gil* dia berani membuat berita bohong yang bisa membuat kita semua malu," ujarnya padahal video itu asli tapi dia takut mengakui. Adijaya melirik tajam ke arah Jihan, “dasar wanita iblis," gerutunya. Fatimah dan abah yang tidak jauh dari sana hanya bisa menghela nafas berat, tak tahu harus membela siapa sekarang. apalagi awal mulai masalah tercipta dari pihak mereka yaitu azam . Adijaya lantas menjabat tangan azam yang saat ini akan mengucapkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN