Duarrr! Rasanya tubuh Rahma di goncang dengan goncangan kuat saat ini, jika dia memiliki penyakit jantung rasanya saat ini mungkin nyawa nya sudah tidak tertolong. “Kamu serius dek?" ujar azam sumringah. “Kenapa seperti itu?" protes Rahma membuat azam melirik tak suka. “Maksud kamu apa dek?" “Eh bukan begitu, maksud ku apa kamu sudah tidak membenci kami?"Ucapnya selembut mungkin. “Oh enggak dong, bagaimanapun kamu itu kakak madu ku jadi kita harus akur. iya kan mas?" “Tentu, mas senang mendengar nya dek alhamdulillah!" Ujarnya. “Kamu serius nak, apa kamu belum tahu suatu hal nak? "tanya abah dengan nada serius. "Sebenarnya kamu itu" “Jihan mengangguk, iya abah Jihan serius abah setuju kan?" "Abah tidak setuju nak, kamu harus menghubungi Alviano sekarang" Ucapnya. “ Abah

