27

1082 Kata

"Aku nggak suka orang baru itu berhasil mengembalikan senyummu. Jangan tanya kenapa." Kalimat itu membuat Rebbeca merinding dan tidak bisa bergerak. Bahkan saat Martin membawanya ke kamar dan menjatuhkannya ke ranjang, Rebbeca tetap diam seolah jiwanya meninggalkan badan. Rebbeca dibiarkan terlentang, tidak berapa lama Martin sudah ada di atasnya. Satu tangan Martin memosisikan kedua tangan Rebbeca di atas kepala, sementara satu tangan lagi memaksa wajah Rebbeca lurus. Dalam sekejap Martin sudah mencium bibir Rebbeca kuat-kuat dan penuh paksaan. Mata Rebbeca melebar, Martin tidak memberi dia kesempatan untuk melawan. Bernapas saja sulit. Martin menggigit bibir bawah Rebbeca, mendesakkan lidah, menyerang tanpa ampun. Karena Rebbeca tidak melawan, Martin melepaskan genggaman tangannya---g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN