Lembar Kedua [ Panji-Kania ]

1164 Kata

"Bayu mama mau bicara sama kamu sebentar." Bayu menatap Hana yang berjalan ke arahnya, dia menduga bahwa mamanya akan membahas masalah keturunan lagi. "Bayu harus balik ke kantor lagi mah, jam makan siang udah habis." "Sebentar aja," pinta Hana. Akhirnya Bayu mengangguk, dia mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam mobil dan duduk bersama Hana di teras rumahnya. "Aku harap mama gak akan bahas hal itu lagi, aku mohon sama mama, tolong hargai perasaan Bayu dan Sekar. Kurang apa sih Sekar ke mama? Selama jadi menantu, Sekar selalu baik sama mama." Hana mengangguk, Sekar memang menantu yang sangat baik. "Mah, Bayu dan Sekar juga mau punya anak. Tapi mungkin sekarang bukan waktu yang tepat menurut Allah. Kalau mama tetap meminta Bayu untuk menikah lagi, terlebih dengan Ica. Maaf, Bayu g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN