"Kenceng benget sih menum ASI-nya, ayah gak kebagian," "Mas, apaan sih mulutnya," protes Gisel. Aldo terkekeh melihat wajah Gisel yang sedikit memerah. "Aku kangen, ini udah lebih dari 3 bulan setelah kamu melahirkan lho. Aku capek main solo terus," rajuk Aldo. Aldo langsung meringsek masuk kedalam pelukan Gisel saat wanita itu telah memindahkan anak-anak mereka ke dalam box bayi. "d**a kamu empuk." "Kamu belum cukuran, jadi geli." Gisel sedikit menggeliat dalam duduknya ketika Aldo menggesekkan wajahnya pada dadanya yang belum tertutup sempurna. "Lagi males cukuran," Gisel mengusap rambut Aldo dengan sayang, dia tersenyum saat menyadari dia bisa sampai dititik ini. Dari awal Aldo yang cuek hingga sekarang Aldo menjadi sangat manja kepadanya. Gisel menggerang pelan saat menyadari

