"Apa arti dan tujuan hidup?" Ini, mungkin, pertanyaan paling penting yang pernah diajukan. Sepanjang zaman, para filsuf menganggapnya sebagai pertanyaan paling mendasar. Ilmuwan, sejarawan, filsuf, penulis, psikolog, dan orang awam semuanya bergulat dengan pertanyaan di beberapa titik dalam kehidupan mereka. Begitupun dengan Afifah, tiba-tiba terlintass dalam benaknya tentang hal itu.
"Gimana cara menemukan tujuan hidup, Ra?" tanya Afifah iseng.
"Dalam penciptaan langit dan bumi dan pergantian malam dan siang, pasti ada tanda-tanda bagi semua yang diberkahi dengan wawasan, yang mengingat Allah ketika mereka berdiri, dan ketika mereka duduk, dan ketika mereka berbaring untuk tidur, dan renungkan penciptaan langit dan bumi:"Ya Tuhan kami, Engkau tidak menciptakan ini tanpa makna dan tujuan. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. Bagi umat muslim, tujuan hidup manusia menurut islam telah ditetapkan dan diberikan berbagai petunjuk dan pedoman dalam kitab suci Al Quran, Fa."
"Oke ok paham."
***
Afifah di sore hari sedang menonton televisi dan ia kemudian mengganti channellnya ke tv islam.
"Berikut ini penjelasan dari tujuan hidup manusia menurut Islam: Jika kita diciptakan oleh Pencipta, maka pastilah Pencipta itu pasti memiliki alasan, tujuan, dalam menciptakan kita. Karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui tujuan Tuhan bagi keberadaan kita. Islam adalah respons terhadap pencarian manusia akan makna. Tujuan penciptaan bagi semua pria dan wanita selama ini adalah: untuk mengenal dan menyembah Tuhan."
"Al-Quran mengajarkan kita bahwa setiap manusia dilahirkan sadar akan Tuhan: Dan ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka, 'Bukankah Aku ini Tuhan kalian?' Mereka menjawab, 'Betul engkau Tuhan kami, kami menjadi saksi.' Kami lakukan yang demikian itu agar di hari kiamat kalian tidak mengatakan, "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lengah terhadap ini kekuasaan Tuhan, atau agar kalian tidak mengatakan, 'Sesungguhnya orang tua-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedangkan kami ini adalah anak-anak keturunan yang datang sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu'?”
"Nabi Islam mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan menciptakan kebutuhan primordial ini dalam kodrat manusia pada saat Adam diciptakan. Tuhan mengambil perjanjian dari Adam ketika Dia menciptakannya. Tuhan mengekstraksi semua keturunan Adam yang belum dilahirkan, generasi demi generasi, menyebarkan mereka, dan mengambil perjanjian dari mereka. Dia berbicara langsung kepada jiwa mereka, membuat mereka bersaksi bahwa Dia adalah Tuhan mereka. Karena Tuhan membuat semua manusia bersumpah demi Tuhan ketika Dia menciptakan Adam, sumpah ini tercetak pada jiwa manusia bahkan sebelum ia memasuki janin, sehingga seorang anak dilahirkan dengan keyakinan alamiah tentang Keesaan Tuhan."
"Tentang tujuan hidup manusia, al-Quran al-Karim telah memaparkannya dengan sangat jelas. Allah Taala berfirman: 'Dan mereka tidaklah disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat serta menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.' Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa tujuan hidup manusia adalah menunaikan p*********n dan pengabdian –dalam makna yang luas- kepada Allah Ta'ala. Sedangkan perannya di muka bumi adalah sebagai khalifah (pemimpin) di alam semesta ini. Manusia diciptakan Allah untuk suatu tujuan yang besar dan misi yang penting yaitu beribadah kepada Allah Ta'ala semata."
"Pengertian ibadah sangatlah luas dan tidak hanya terbatas pada ritual-ritual khusus semata. Semua aktivitas manusia yang dilakukan dalam rangka mewujudkan ketaatan kepada Allah Ta'ala dan sejalan dengan ridha Allah maka ia termasuk ibadah. Ibadah dijelaskan sebagai segala sesuatu dalam Islam yang dilakukan seseorang untuk cinta dan kesenangan Allah. Ini sama sekali tergantung pada tindakan yang benar atau tidak benar dari seseorang."
"Perbuatan baik dan benar termasuk memberikan amal, membebaskan b***k, berdoa, menepati janji, dan bersabar selama kesulitan: 'Bukanlah kebenaran bahwa kamu memalingkan wajahmu ke timur atau barat. Tetapi adalah kebenaran untuk percaya kepada Tuhan, dan Hari Terakhir, dan para Malaikat, dan Kitab, dan para Utusan; untuk menghabiskan harta Anda, karena cinta untuk-Nya, untuk sanak saudara Anda, untuk yatim piatu, untuk yang membutuhkan, untuk musafir, untuk mereka yang meminta, dan untuk tebusan b***k; untuk tabah dalam doa, dan mempraktekkan kasih amal biasa, untuk memenuhi kontrak yang telah kamu buat; dan untuk menjadi tegas dan sabar, dalam kesakitan (atau penderitaan) dan kesulitan, dan di semua periode panik. Demikianlah orang-orang yang benar, yang takut akan Allah.”
"Bekerja untuk perdamaian di antara orang-orang adalah perbuatan besar yang lebih baik daripada amal, puasa, dan doa. Nabi berkata: 'Apakah Anda tahu apa yang lebih baik daripada amal dan puasa dan doa? Itu menjaga perdamaian dan hubungan yang baik antara orang-orang, karena pertengkaran dan perasaan buruk menghancurkan umat manusia'. Al-Quran dan Hadits memperingatkan umat manusia bahwa mereka akan bertanggung jawab atas tindakan mereka dalam kehidupan ini: 'Katakan, 'Tuhanlah yang memberimu hidup, lalu membuatmu mati; dan pada akhirnya Dia akan mengumpulkanmu pada Hari Kebangkitan yang tidak diragukan, tetapi kebanyakan orang tidak mengerti. Kepunyaan Tuhan adalah kerajaan langit dan bumi. Dan pada hari itu ketika kiamat datang, pada hari itu semua orang yang menolak untuk beriman adalah orang-orang yang merugi. Dan kamu akan melihat semua orang tertatih-tatih berlutut, karena semua orang akan dipanggil untukcatatan mereka: 'Hari ini kamu akan mendapat balasan atas semua yang pernah kamu lakukan. Ini adalah catatan Kami, ini berbicara tentang Anda dalam semua kebenaran; karena Kami telah mencatat semua yang kamu lakukan. '"
"Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat atom, ia akan melihatnya, dan barangsiapa berbuat jahat terhadap atom, akan melihatnya."
“Seorang pria akan ditanya mengenai lima hal pada Hari Kebangkitan: tentang hidupnya dan bagaimana ia menghabiskannya, tentang masa mudanya dan bagaimana ia menjadi tua, tentang kekayaannya: di mana ia memperolehnya dan dengan cara apa ia menghabiskannya, dan apa yang dia lakukan dengan pengetahuan yang dia miliki. "
“Tiga hal mengikuti almarhum: anggota keluarganya, kekayaannya dan tindakannya. Dua dari mereka kembali dan satu tetap bersamanya. Anggota keluarga dan kekayaannya kembali, dan tindakannya tetap bersamanya.”
Penampilan dan kekayaan kita bukanlah kriteria untuk berhasil di hadapan Allah. Nabi (SAW) menyatakan:
"Allah Yang Mahakuasa menghakimi kamu bukan dari wajahmu atau kekayaanmu, tetapi oleh kemurnian hatimu dan perbuatanmu."
***
"Nonton apa, Fa?"
Tiara tiba-tiba datang dan duduk disebelah Afifah.
"Ini, Ra. seru banget, dia ngejelasin tentang tujuan hidup."
"Tujuan hidup merupakan hal-hal yang seseorang rencanakan untuk hidupnya pada hari ini, besok, dan yang akan datang. Tujuan hidup ini tentu akan berbeda-beda setiap individu. Tujuan hidup kalian tentu akan berbeda dengan tujuan hidup orang lain.
Di dalam dunia yang sudah modern seperti sekarang ini, orang-orang yang sudah mengetahui dan menemukan tujuan hidupnya akan dinilai sudah memenuhi kriteria untuk mendapatkan kebahagiaan hidup. Akan tetapi pada kenyataannya, tidak semua orang yang sudah mengetahui tujuan hidupnya akan mudah dalam menggapai kebahagiaan mereka secara mudah. Bahkan, banyak orang yang pada akhirnya tertekan dengan hidup mereka sendiri karena terlalu ambisius dengan tujuan hidup mereka."
"Banyak orang yang ramai-ramai membaca dan mencari buku tentang quotes atau kata-kata motivasi yang dianggap bisa membantu mereka dalam menentukan tujuan hidup yang diinginkan. Bahkan kita terkadang bertanya-tanya soal mengapa kita hidup di dunia ini? Apa tujuan hidup manusia di bumi ini? Apa yang seharusnya kita lakukan untuk mencapai kebahagiaan? Mungkin kita bisa ambil satu contoh. Misalnya saya memiliki tujuan hidup yaitu saya ingin menjadi orang yang berkecukupan supaya saya bisa berbagi dan menolong orang lain yang membutuhkan."
"Itu merupakan salah satu tujuan hidup yang bagus. Meskipun tujuan hidup tidak menjamin kita bisa hidup lebih bahagia. Tapi setidaknya tujuan hidup akan membuat kita menjadi lebih semangat bekerja, atau mungkin semangat dalam mencapai sesuatu."
"Namun perlu kita ingat bahwa tujuan hidup bukanlah alat yang bisa membuat kita selalu merasa bahagia. Akan tetapi, tujuan hidup merupakan sesuatu hal yang bermanfaat, berguna, dan bisa membuat hidup kita menjadi lebih baik lagi. Dapat dikatakan bahwa tujuan hidup merupakan sesuatu yang sudah direncanakan oleh setiap individu yang menyangkut hari ini, esok dan seterusnya. Tujuan hidup akan berbeda di setiap individu, karena hal tersebut merupakan sebuah proses penetapan identitas diri seseorang."
"Ini artinya saat seseorang mempunyai tujuan hidup, maka orang tersebut akan mempunyai identitas diri yang sangat kuat untuk menjalani kehidupannya hingga maut datang. Bagi masyarakat modern, mempunyai tujuan hidup adalah salah satu cara yang bisa dilakukan supaya kita dapat mencapai kebahagiaan sesuai dengan keinginan masing-masing. Padahal kenyataannya, tujuan hidup tidak selalu membawa kita kedalam kebahagiaan. Oleh karena itu, banyak orang yang akhirnya tertekan dengan hal tersebut."
"Sering kali, kita memaknai sebuah pilihan sebagai representasi “yes atau no”, “ya atau tidak”, “baik atau buruk”, serta “lakukan atau jangan lakukan”. Padahal, pilihan jauh lebih luas daripada itu. Bahkan, memilih merupakan sebuah kegiatan yang bisa kita lakukan tanpa perlu menyadarinya."
"Langkah-langkah menemukan tujuan hidup yang tepat. Apabila tujuan hidup bisa melatih kita untuk menjalani kehidupan dengan baik. Lalu bagaimana caranya supaya kita dapat mencari tujuan hidup dengan tepat? Pertama, fokus pada hal-hal yang membuat kita bahagia."
"Kita tidak dapat menuliskan cerita hidup hanya dengan menggunakan kata-kata saja. Tapi kita perlu mengukirnya dengan sebuah tindakan yang penting untuk kita lakukan. Dengan melakukan kegiatan dan tindakan yang menurut kita penting, maka hal tersebut dapat membawa kita kepada tujuan hidup yang kita harapkan. Tujuan hidup memang tidak akan menjamin kebahagiaan dalam diri kita. Akan tetapi dengan menerapkan apa yang menurut kita penting, maka kita akan merasa lebih bahagia dan puas dengan apa yang kita jalani."
"Kedua, Tanyakan 3 Pertanyaan Ini untuk Menentukan Tujuan Hidup Kita"
"Sebelum menentukan tujuan hidup yang tepat, ada beberapa pertanyaan yang perlu kita ketahui. Sebab, pertanyaan ini sangat ampuh dan bisa membantu kita dalam menemukan tujuan hidup yang sesuai dengan keinginan kita. Pertanyaan tersebut yaitu: Warisan apa yang ingin kita tinggalkan untuk orang-orang yang kita sayangi, saat kita sudah tidak ada lagi di dunia ini?Kira-kira apa yang akan orang-orang rasakan dan pikirkan ketika kita sudah tidak ada di dunia ini?Perbedaan apa saja yang perlu kita buat dari kehidupan orang lain?"
"Dengan menjawab ketiga pertanyaan di atas dengan jujur pada diri sendiri. Maka kita akan menemukan tujuan hidup dengan tepat dan sesuai dengan keinginan kita. Kemudian jangan lupa juga untuk menerapkan perilaku yang perlu segera dilakukan secara konsisten. Sehingga tujuan hidup yang sudah kita pilih tidak hanya menjadi rencana hidup saja."
"Ketiga,Jauhi Media Sosial Sementara Waktu."
"Cara selanjutnya yang bisa kalian lakukan untuk menemukan tujuan hidup adalah dengan memutus koneksi dengan media sosial untuk sementara waktu. Kenapa? Sebab, hubungan yang terlalu berlebihan dengan media sosial berpotensi membuat kita terpapar oleh kehidupan orang lain. Dimana hal tersebut seringkali membuat kita menjadi orang yang mudah iri dan tidak percaya diri.
Misalnya, ketika kita melihat teman-teman kita yang sudah sukses dan mereka mengunggah kesuksesan mereka di media sosial. Secara tidak sadar, kita justru akan fokus kepada kehidupan orang lain dibandingkan dengan kehidupan kita sendiri. Kita justru sibuk membandingkan pencapaian dalam hidup kita dengan hidup orang lain yang bahkan mungkin tidak kita kenal. Sampai lupa kalau hal tersebut adalah tindakan yang tidak ada manfaatnya sama sekali."
"Padahal, di media sosial kita hanya bisa melihat kehidupan orang lain yang bersifat menyenangkan saja dan kita tidak tahu kenyataan yang mereka rasakan sebenarnya. Mungkin saja mereka hanya mengunggah hal-hal yang menurutnya bagus dan baik. Namun dibalik itu semua, ada kesedihan yang justru mereka simpan sendiri. Di dunia ini, tidak ada satu orangpun yang bisa terhindar dari suatu masalah. Semua orang pasti punya dan akan memiliki masalah hidup. Baik itu masalah kecil atau bahkan besar. Sehingga hal yang perlu kita lakukan adalah fokus pada hidup kita sendiri dan mencapai tujuan hidup yang kita inginkan."
"Buku ini adalah tentang mindset dan pengaruhnya terhadap nasib kita. Mindset adalah sebuah kata yang sangat populer akhir-akhir ini. Tiada pembahasan dalam topik apa pun yang tidak dikaitkan dengan mindset. Membahas sebuah masalah tanpa menggunakan kata mindset di “Zaman Now” ini rasanya seperti kurang afdol."
"Namun, yang menarik, kata mindset sesungguhnya belum begitu dikenal dalam kehidupan kita sehari-hari. Mindset-lah yang merupakan akar dari segala perilaku kita. Jadi, yang perlu kita kelola sesungguhnya adalah mindset. Karena begitu mindset kita benar, perilaku akan mengikuti dengan sendirinya."
"Lalu selanjutnya, Cara Agar Hidup Menjadi Lebih Berarti. Ada beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk membuat hidup menjadi lebih berarti. Berikut ini penulis sudah mengumpulkan beberapa informasi terkait cara membuat hidup lebih berarti. Kalian bisa coba cara ini agar hidup kalian bermakna."
"Pertama, Menciptakan Sesuatu. Cara yang pertama adalah dengan menciptakan sesuatu yang nantinya bisa membuat kalian bangga terhadap apa yang sudah dilakukan di hidup kalian. Dalam menerapkan hal tersebut, kalian bisa memulainya dengan menulis atau menciptakan karya tulis, melukis, bermain musik, atau membuat sebuah karya yang sesuai dengan minat serta bakat kalian sendiri."
"Beberapa orang mungkin dapat menciptakan sesuatu dengan cara membuat sebuah bisnis, membuat karya konten media sosial yang kreatif, mulai mencoba sesuatu hal yang baru dengan bergabung di komunitas, masih banyak lagi."
"Kedua, Berhubungan Baik dengan Orang-orang Sekitar. Memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang terdekat akan membuat hidup kita menjadi lebih bermakna. Sebab, kita akan merasakan kasih sayang dan cinta yang tulus dari orang terkasih. Cobalah untuk menikmati itu dan rasakan bagaimana rasa bahagia datang kepada kita setiap saat. Kehadiran orang-orang tersayang ini akan menjadi sesuatu yang indah dan berarti di hidup kita."
"Ketiga, Membantu Orang Lain. Sebagian besar manusia di dunia ini merasakan bahwa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain adalah salah satu cara membuat hidup menjadi lebih berarti. Maka mulai sekarang, cobalah untuk membantu orang lain yang membutuhkan bantuan kita dan rasakan manfaatnya untuk hidup kita sendiri. Sadar Bahwa Hidup Hanya Sekali. Dengan menyadari betapa hidup kita itu sangat berharga, maka kita akan lebih hati-hati dalam bertindak dan juga menentukan sebuah pilihan. Selain itu, dengan menyadari bahwa hidup hanya berlangsung satu kali saja, akan membuat kita lebih bisa menikmati hidup dengan sebaik mungkin."
"Teruslah Berkembang. Jangan pernah lelah untuk belajar dan berkembang. Sebab, hidup terlalu berharga jika hanya kita habiskan untuk hal-hal yang tidak ada manfaatnya. Cobalah untuk mempelajari hal-hal baru dan eksplor kemampuan diri sebaik mungkin. Hal tersebut tentu akan membuat hidup menjadi lebih bermakna dan bahagia."
"Memiliki tujuan tinggi sangat penting untuk kesuksesan. Akan tetapi, dengan mengikuti dan menyelesaikan apa yang telah kalian rencanakan, kalian benar-benar dapat mengungguli pesaing kalian."
"Cara Mencapai Tujuan Hidup. Setelah membahas bagaimana cara menemukan tujuan hidup, maka sekarang mari kita bahas mengenai cara mencapai tujuan hidup yang sudah kita tentukan sebelumnya. Apakah pemirsa termasuk ke dalam tipe orang yang menyusun tujuan hidup jangka pendek atau jangka panjang?"
"Apapun tujuan hidup kalian, hal tersebut jangan sampai berakhir menjadi angan-angan saja ya. Kalian harus mencapai tujuan hidup yang sudah direncanakan dengan baik. Nah, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk mencapai tujuan hidup.
"Pertama, Buatlah Rencana Hidup Secara Bertahap. Saat kalian sudah bermimpi dan membuat sebuah tujuan hidup yang sesuai. Maka langkah selanjutnya adalah memecahnya menjadi rencana yang bertahap. Saat target yang ingin dicapai memiliki waktu yang jelas, maka akan lebih mudah kita mencapainya. Kelompokkan tujuan hidup kalian dari yang kecil dan mudah. Kemudian, lakukanlah hal-hal yang bisa membantu kalian dalam mencapai tujuan hidup mulai dari yang paling mudah. Dengan begitu, tujuan hidup kalian akan mudah tercapai dengan cara yang realistis."
"Kedua. Jangan Terlalu Ambisius. Kadangkala, tidak perkara mudah untuk dapat berubah dari kebiasaan lama. Apalagi jika kebiasaan tersebut tidak memberikan dampak yang nyata. Misalnya kebiasaan buruk merokok, dimana hal tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan tubuh. Untuk itu, cobalah untuk merenungi tentang mengapa kita harus melakukan perubahan dalam hidup kita. Kemudian mulailah untuk melakukan perubahan tersebut dari hal yang paling kecil dulu, jangan terlalu drastis. Sebab perubahan yang terlalu berlebihan justru berpotensi menyebabkan kita ingin kembali kepada kebiasaan lama."
"Ketiga, Hargai Diri Sendiri. Menghargai diri sendiri merupakan salah satu cara mencapai tujuan hidup. Kalian bisa memulainya dengan memberikan hadiah kepada diri sendiri, atau biasanya kita kenal sebagai apresiasi atau self love. Perubahan yang sudah kalian lakukan di dalam hidup perlu diapresiasi. Meski perubahan tersebut tergolong kecil. Kalian bisa mengapresiasi diri kalian dengan cara bebas. Tips seperti itu dianggap bisa memotivasi kita dalam mencapai tujuan hidup."
"Keempat, Belajar dari Masa Lalu. Setiap kali mendapatkan kegagalan dalam mencapai tujuan hidup. Maka jadikanlah hal tersebut sebagai pelajaran untuk masa depan. Supaya kita tidak mengulangi kesalahan yang sama. Cobalah untuk dikoreksi kembali, apakah cara yang kita lakukan terlalu ambisius atau tidak sesuai dengan kemampuan kita? Setelah itu, atur strategi baru lagi untuk mencapai tujuan hidup tersebut. Lalu, Tidak Perlu Muluk-Muluk."
"Dalam merencanakan tujuan hidup, tidak perlu berlebihan atau muluk-muluk. Pilihlah tujuan hidup sesuai dengan kemampuan kalian, jangan terlalu ambisius. Bahkan dengan tidak memasang target pun itu tidak masalah. Asalkan kalian menjalani hari dengan menjadi lebih baik dibandingkan dengan hari kemarin. Hal tersebut sudah cukup untuk mencapai tujuan hidup yang tepat."
"Lima, Cari Teman yang Sesuai. Apabila teman atau saudara kalian sedang menjalani target pencapaian yang sama dengan kalian. Maka kalian bisa saling memberi semangat dan saling mengingatkan. Mencapai tujuan hidup tidak harus dilakukan sendiri. Jika kalian melakukannya dengan orang-orang terdekat, itu boleh saja. Dengan begitu, kalian juga akan mendapat dukungan dan motivasi dari orang lain. Menulis Jurnal. Menulis sebuah jurnal mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan mental kita. Hal tersebut juga bisa membantu kita dalam memetakan rencana dan pemikiran kita. Mulai dari target yang kita capai setiap harinya, tantangan yang mungkin akan dilewati, dan rasa syukur yang harus kita penuhi. Menuangkan pikiran kita di dalam sebuah jurnal mampu membantu kita dalam memetakan apa saja yang bisa mengusik pikiran. Saat pikiran menjadi lebih jernih, maka kecemasan akan lebih bisa kita kontrol."
"Dengan mempunyai tujuan hidup yang sesuai dengan keinginan kita, maka kita akan lebih mampu memahami tentang segala sesuatu yang terjadi kepada kita. Selain itu, kita juga akan lebih mudah menerima semua hal baik dan buruk. Sebab fokus kita bukan lagi tentang hal-hal tersebut. Akan tetapi lebih fokus kepada makna hidup yang lebih besar. Dengan begitu, kita akan mendapatkan perubahan yang positif di dalam hidup karena kita memiliki pemikiran untuk maju dan berkembang. Kita juga akan lebih mudah dalam mengabaikan hal-hal negatif yang bisa jadi akan menghalangi jalan hidup kita."
"Proses mencari tujuan hidup dan cara mencapainya pada setiap orang tentu berbeda-beda. Ada yang mudah menemukan makna hidup mereka, ada pula yang membutuhkan waktu yang cukup lama. Makna hidup tiap orang juga akan berbeda, sebab masing-masing orang akan memiliki keyakinan, nilai, dan mimpi yang berbeda-beda."
"Jadi, kita tidak perlu membandingkan mimpi kita dengan milik orang lain. Semua orang punya jalan hidupnya masing-masing. Kita hanya perlu fokus terhadap diri kita sendiri."
Dan acaranya selesai. Afifah dan Tiara duduk bersama, bersebalahan, berdiam diri dan fokus mendnegarkan apa saja yang diberitakan. Bahkan Afifa hsempat-sempatnya menulis di catatannya akan apa yang ia dengar.
"Penting banget ini. Lumayan nambah ilmu, Ra." Afifah bergumam dan terkekeh pelan.
"Iya bener banget, Fa. Tapi aku lagi males nulis, jadi didengerin aja."
"Sama aja, nggak papa itu. Nanti kalau kamu lupa, kamu bisa pinjem catatan aku."
"Sip, pasti, makasih, Fa."
"Sama-sama, Tiara."
***