Saling Menghargai

1030 Kata
Afifah dan Tiara bersama Mila berjalan-jalan di sebuah taman pada saat hari libur, hari ini car free day dan ada banyak orang berlalu lalang di sana. Banyak penjual juga dan sejujurnya mereka ingin beli semuanya tapi uang tidak mencukupi. Akhirnya Mila yang mentraktir mereka dengan ikhlas. "Mil, enggak usah lah, kamu kebaikan ini. Ntar malah enggak abis," ujar Afifah ketika Mila hendak membeli makanan lagi. "Enggak usah, Mil. Bener kata Afifah. Ntar gak abis jadinya mubazir," timpal Tiara sependapat dengan Afifah. "Yauda kalau gitu." "IBU KOK BEGINI HITEM-HITEM BEGINI?!" Seruan itu terdengar dekat di telinga merka bertiga hingga mereka megedarkan pandangan dan barulah sadar ada seorang ibu tua yang sedang berjualan dan dimarahi oleh seorang perempuan. "Astaghfirullah. Ayo kita sampein!" ajak Tiara yang diangguki dua lainnya. "Ya Allah padahal sesama manusia ciptaan Allah kita harus saling hormat," celetuk Mila sembari berjalan. "Bener banget, Mil. Kita harus hargai bagaimanapun orang itu, latar belakang, wajah, agama, ekonomi, kita gak boleh mandang itu semua." *** "Fa, kamu tau tasamuh nggak?" "Tau, Ra. Tasamuh adalah istilah yang terkait dengan akhlak terpuji. Dalam Islam ada banyak sikap dan perbuatan baik yang harus diterapkan dalam hidup. Tasamuh adalah salah satunya. Tasamuh adalah perbuatan yang terkait dengan tenggang rasa dan toleransi. Dalam bermasyarakat, tasamuh adalah sikap yang penting untuk diterapkan. Dengan tasamuh, seseorang akan lebih menghargai perbedaan yang ada di dunia. Tasamuh adalah salah satu sikap yang sangat ditekankan dalam Islam. Tasamuh adalah hal yang sangat penting bagi negara yang memiliki budaya yang majemuk seperti Indonesia. ya kan?" "Hem bener banget, Fa." Dalam bahasa Arab, tasamuh berarti toleransi. Sementara toleransi bisa berarti tenggang rasa, lapang d**a, dan bermurah hati. Sedangkan menurut istilah, tasamuh adalah saling menghormati dan menghargai antara manusia dengan manusia lain. Tasamuh adalah sikap terpuji dalam pergaulan, di mana terdapat rasa saling menghargai dan menghormati antara satu dengan yang lainnya, namun masih dalam batas-batas yang digariskan oleh ajaran agama Islam. Tasamuh juga bisa berarti sikap menghargai pendirian seseorang mulai dari pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, dan kelakuan. "Ngehargai orang lain itu penting banget. Tapi kenapa ya orang-rang jarang ngelakuin hal itu?" "Itu dia minusnya, Ra." "Padahal kan manfaat tasamuh banyak banget." "Dunia pasti penuh dengan perbedaan. Manusia yang tak bisa hidup sendiri perlu menerapkan sikap tasamuh untuk dapat menghargai satu sama lain. Dengan tasamuh, tercipta rasa saling menghargai dan menghormati sesama. Tanpa tasamuh, intoleransi akan banyak merugikan kehidupan. Sikap tasamuh adalah cara untuk menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin dan saling memahami sehingga menghasilkan solusi terbaik. Di dalam Islam, istilah tasamuh pada dasarnya tidak semata-mata selaras makna dengan kata toleransi, karena tasamuh memberi arti memberi dan mengambil." "Tasamuh lebih menekankan pada tindakan tuntutan dan penerimaan dalam batas-batas tertentu. Orang yang melakukan tasamuh dalam Islam dinamakan mutasamihin, yang berarti pemaaf, penerima, menawarkan, pemurah sebagai tuan rumah kepada tamu”. "Tasamuh juga punya fungsi. Fungsi tasamuh adalah membuat para pelakunya semakin memiliki banyak saudara karena sikap rendah hati dan mudah menghargai pendapat orang lain. Tasamuh memberi manfaat bagi perdamaian dan kerukunan masyarakat. Tasamuh akan mengembangkan sikap menghargai dan menghormati serta tenggang rasa terhadap sesama manusia.Tasamuh juga membuat segala urusan dan kesulitan yang dilakukan lebih mudah diselesaikan. Tasamuh juga membuat suasana lebih akrab antara satu orang dengan orang yang lain. Dengan tasamuh akan muncul sikap kebiasaan saling menghormati perbedaan pendapat." "Sikap tasamuh juga mengajarkan kepada manusia tentang toleransi antar umat beragama. Sebagai mahluk sosial, tentu manusia harus saling menghargai dan saling membantu antara umat beragama tanpa memandang latar belakang. Dalam pelaksanaannya, orang yang melakukan tindakan tasamuh ini tidak sepatutnya menerima saja sehingga menekan batasan hak dan kewajibannya sendiri. Dengan kata lain, perilaku tasamuh dalam beragama memiliki pengertian untuk tidak saling melanggar batasan, terutama yang berkaitan dengan batasan keimanan." "Toleransi adalah prinsip dasar Islam. Tasamuh adalah kewajiban agama dan moral. Tasamuh tidak berarti kurangnya prinsip, atau kurangnya keseriusan tentang prinsip seseorang. Kadang-kadang disarankan agar orang-orang bersikap toleran terhadap hal-hal yang tidak mereka pedulikan. Tapi ini tidak terjadi dalam Islam." *** "Kadang, ada ya Fa orang-orang yang nggak tau caranya mengharagai orang lain. Mereka asal aja, kayak nggak peduli sama gimana sih perasaaan orang. Harusnya kan kalau nggak suka, nggak pelru juga blak-nlakan banget. Diberitahu dengan halus gitu kek," ujar Tiara pada Afifah. "Bener sih, Ra. Heran kenapa ya ada orang begitu. Mengharagai dan toleransi sesama kan bagus." "Itu dia. Eh tapi toleransi itu bukan ke satu arah aja nggak sih, maksudnya ada macem-macemnya gitu." Dahi Tiara mengernyit. "Tapi apa-apa aja ya? Aku kayaknya nggak tau semuanya." "Bentar, aku mikir dulu, Ra. Kayaknya aku tau deh. Ini aku sebutin yang aku tau ya." "Oke, Fa." "Menghargai Pendapat Orang Lain . Ketika ada orang yang menyampaikan pendapatnya, maka kita dituntut untuk mendengarkan pernyataan orang tersebut hingga usai. Jangan memotong perkataan atau langsung menganggap remeh pendapat tersebut. Dengan menghargai pendapat orang lain, seorang muslim akan melihat suatu perkara dari berbagai sudut pandang. Ia tidak akan sempit dalam beropini dan tidak merasa paling benar sendiri. " "Menghargai Pendirian Orang Lain. Saat seseorang tidak sepakat dengan pendapat orang lain, maka ia dapat menjelaskan sisi ketidaksetujuannya dengan lugas dan sesuai logika yang diterima umum. Namun, jika sudah dibahas secara panjang lebar, ada kalanya masing-masing pihak belum menemukan titik temu dan bersikukuh dengan pendirian masing-masing. Jika demikian kondisinya, maka mau tidak mau, setiap orang mesti menghargai pendirian rekannya. Bagaimanapun juga, semua manusia tidak diciptakan dengan seragam dan memiliki perbedaan-perbedaan tertentu yang membuatnya unik dalam memandang suatu hal. " Afifah mengernyit, seprtinya ada yang kurang satu hal lagi, tapi apa? Ia tidak ingat lagi. "Ah satu lagi, Fa!" seru Tiara tertawa pelan, merasa lucu dengan ekspresi bingung Afifah. "Menghargai Keyakinan Orang Lain!. Orang yang menghargai keyakinan orang lain artinya bersikap toleran dan tidak merendahkan agama orang lain, kendati berbeda dengannya. Sikap toleransi dalam beragama ini dicontohkan oleh Nabi Muhammad ketika menyusun Piagam Madinah untuk saling menghargai kepercayaan agama yang berbeda-beda. Selain itu, dalam Al-Quran surah Al-Kafirun juga dijelaskan konsep toleransi Islam yang sangat fleksibel, asalkan tidak tercampur dalam perkara akidah dan tauhid. Artinya, Islam menghargai keyakinan dan agama lain, asalkan tidak mempertukarkan iman atau ikut serta dalam ibadahnya." "Nah itu dia, Ra. Oke pas banget." Afifah menunjuk Tiara. "Kalau gitu pas, itu aja sih emang yang aku tau." Tiara tersenyum. "Hm emang hidup harus saling menghargai, Fa." ***
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN