Hujan dan Sendiri

1626 Kata

Hujan deras, awan menghitam dan gemuruh petir bersahut-sahutan. Laura menatap derasnya hujan turun, dari balik jendela kamarnya. Hujan dan sendiri, adalah perpaduan yang sangat menyedihkan. Di tangannya, sedang memegang sebuah novel yang belum selesai dibacanya sejak malam tadi. Lumayan menghibur, di kala seperti ini, bisa menjadi obat kebosanannya. Setelah puas memandang hujan turun, Laura kembali beralih pada lembaran kertas yang sedang dibacanya. Hati Laura berguncang, terombang ambing membaca beberapa adegan yang ada di dalam novel itu. Ada sedih, senang, romantis, bahkan adegan ranjang yang semakin membuat kisah dalam tokoh itu sempurna. Laura memuja-muja dalam hati, tentang si tokoh utama laki-laki. Sosok suami yang penyayang juga bertanggung jawab pada seorang istri yang tak kunju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN