Pacar Saya

1684 Kata

Kenapa dia mendadak peduli, dan khawatir? Laura membatin. Ponsel masih dia tempelkan di telinga karena panggilan dengan Abi masih berlangsung. Laura baru saja tiba di tempat barunya yang lebih bagus dari sebelumnya. Udaranya lebih bersih, dan perlengkapan di dalamnya lumayan lengkap. Semua ini bisa didapatkannya tentu karena gaji awal yang Abi berikan padanya. "Karena kost yang lama udah habis masanya Pak. Saya juga pindah ke daerah yang searah dengan rumah Bapak, supaya nggak terlalu jauh pergi bekerja. Ada apa, Pak? Butuh sesuatu?" Wajar saja jika Laura bertanya tentang sesuatu yang mungkin Abi butuhkan. Sadar akan posisinya yang hanyalah seorang pembantu. "Butuh kabar dan informasi dari kamu," jawab Abi ketus. "Kamu belum jawab pertanyaan saya yang terakhir, Laura…" lirih Abi, denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN