Elena bersandar di bahu Efron, dia sedang membaca buku novel yang ia temukan di meja Efron. “Sayang, mengapa kita pulang mendadak?” tanya Elena yang masih membaca novelnya. “Eum, pekerjaanku sudah selesai, sayang.” “Ah, begitu..” Efron mengusap lembut kepala Elena. “Eh, sayang… bagaimana dengan uncle Don?” “Eum, dia sudah pulang sejak semalam, sayang.” “Wah, kenapa aku tidak tahu?” “Itu, karena kau sudah tidur, sayang.” “Huh, ya sudah tidak masalah.” “Uncle don pulang lebih dulu karena dia takut kalau nanti kau sampai di bandara taka da yang menjemput, dan mengkawal.” “Bukankah ada dirimu?” “Iya, sayang. Kaau tenang saja, seblum aku kembali ke kantor, aku akan mengantarmu lebih dulu,” “Okay. Oh ya, sayang… aku belum membeli oelh-oleh untuk mama dan papa,” “Tenanglah, aku sud

