Bab 46

1474 Kata

Empat hari berlalu, Elena masih belum sadarkan diri. Ia kehilangan banyak darah, dan kondisiya semakin melemah. Neo mendesah kesal, ia tak bisa menghubungi Efron. Disaat keadaan genting seperti ini, ia benar-benar kesulitan untuk menghubunginya. Bahkan, untuk menyusulnya pun tak mungkin. Karena jarak yang teramat jauh, dan ia pun tak tahu pasti alamat tingga Efron saat ini. Neo mengusap wajahnya kasar. Ia benar-benar merasa frustasi sekarang, keadaan Elena yang kritis membuatnya semakin takut. Bagaimana jika Elena ___ ah,  Neo tak ingin berpikir demikian. “Neo, bagaimana dengan Efron? Apa sudah ada jawaban darinya?” Neo menghela napas berat, lalu menggeleng pelan. “Aku sangat kesulitan menghubunginya. Tony,  bisakah aku pergi sebentar?” “Kau akan pergi kemana?’ “Aku akan menemui

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN