Neo terbelalak saat ia kembali, ia melihat jika Elena telah sadar. Namun, dengan keadaan yang memprihatinkan. Ia terlihat tak ingin berbicara, dan menatap siapapun disana. Tatapannya terlihat kosong, ia terus menatap langit-langit kamar. Mata Neo berkaca-kaca,ia takut jika Efron tak kunjung datang. Sedangkan Eros, ia menangis dengan istrinya yang berada di sampingnya ikut terdiam. Ia sudah merasa kecewa dengan Eros, sejak awal ia menolak keras rencana Eros untuk membuat Elena menikah dengan Christian. Terlebih lagi, ia melihat jika Elena sangat mencintai Efron. Kalau sudah begini, siapa yang patut untuk di salahkan? Neo menoleh, saat Tony menepuk bahunya. “Apa sudah ada kabar dengan Efron?” Neo menggeleng pelan. “Kau tahu dimana tepatnya dia berada? Aku akan meminta anak buahku untuk

