“Permisi, Tuan…” Aston mengetuk pintu kamar Richard, Richard pun segera bangkit dari duduknya, lalu membuka pintu. “Aston, apa ada kabar?” “Ya, Tuan. Ternyata tuan muda datang melalui jalur air, dan itu yang embuat kami kesulitan mencari jejaknya,” “Ah, anak itu… rupanya sudah tahu jika daddy-nya sedang mencai keberadaanya,” “Ya, Tuan. Dan, ada lagi…” “Ya? Apa itu kabar dimana istriku berada?” “Bukan, Tuan… tapi, tuan muda membawa kabur gadis itu,” “Apa?” pekik Rochard tak percaya. Ia menggeramkesal,ia tak menyangka jika ternyata putranya itu memang masih mengharapkan gadis itu. “Cari keberadaanya, aku akan memsiahkan mereka dengan cara yang lebih kejam, datangi mansion putraku,” “Maaf, Tuan… disana kosong, hanya ada beberapa pelayan dan juga penjaga saja,” “Astaga, cerdas sekali

