Banyak adegan 18+ untuk anak dibawah umur diharapkan janagan membacanya kalau masih membaca tanggung sendiri oke selamat membaca
terkadang mimpi seseorang itu terlalu indah apalagi dengan semua kebutuhan terpenuhi ya seperti silvi apapun kebutuhan terpenuhi mempunyai sahabat yang baik dari keluarga kaya mempunyai cowok tampan seperti rando wijaya keturunan cina Indonesia rando sekolah di Nusa Bangsa tapi berbeda kelas rando kelas XII IPA1 satu kelas dengan randi….ya rando kekasih silvi sudah dua tahun menjalankan hubungannya. “sayang liburan keluar negri yuk” kata rando sambil ngerangkul pundaknya dan nyium pelipis silvi “woy masih ada orang disini jangan enak-enak kalian bermesrak an” kata rara yang menyindir rando. “iri bilang bos”sahut rando sambil ketawa. “besok ya sayang habis UN soalnya aku harus fokus belajar supaya papa ngabulin kuliah di inggris” sahut silvi “oke sayang siap laksanakan” kata rando sambil nyium pipi silvi, saat ini sahabat silvi dan silvi pun dengan kekasinya ada di ruang bioskop milik silvi ya rumah mewah megah fasilitas lengkap apasih yang kurang bagi silvi gak ada…mereka pun akhirnya selesai nonton di bioskop dan karena waktu sudah malam sahabat silvi pun akhirnya pulang “sil gue sama yang lain pulang dulu ya” ucap indah “gak nginep kalian mama papa mau pulang nanti malam” sahut silvi “enggak deh besok aja kasihan kamar gue udah tiga hari gak ada penghuninya” kata indah dan yang lain menyetujuinya “ya udah deh nanti diatar supir ya”sahut silvi. “oke” kata si rara karena mobil mereka sudah di ambil sama supir mereka saat mereka memutuskan ke mall bersama. bestie silvi pun akhirnya meninggalkan kediaman silvi dan sebelum pergi mereka berpelukan dengan ala ciwiciwi uh emes…sekarang tinggal rando kekasih silvi “sayang aku juga pulang ya udah malam” kata si rando sambil menghadap dan merapikan rambut silvi “iya sayang salam buat mama papa ya” sahut silvi. rando pun memiringkan kepalanya dan melumat bibir silvi, silvipun memejamkan matanya sambil memegang erat jaket yang ada di d**a rando, desahan silvipun keluar “ehmmm” silvipun mendorong d**a rando karena udah kehabisan nafasnya. “sayang aku pengen nyobain kamu boleh”kata rando pada silvi “maaf rando aku tidak bisa aku akan menjaganya sampai aku menikah” sahut silvi “oke aku akan tunggu waktu itu aku akan lamar kamu selesai sekolah nanti” kata rando “do kita udah pernah bahas ini plis jangan membahasnya lagi” sahut silvi “baik lah aku pulang dulu love you” rando pun mengecup bibir silvi dan berlalu pergi “to sayang” hanya itu yang dijalani hubungan sama rando dan silvi Cuma ngecup bibir gak lebih, terkadang silvi merasa senang karena kekasihnya bisa menjaga batasannya.
ting tung ting tung suara apatermen milik randi, yoga pun membuka kan pintunya. setelah di buaka ada seorang gadis yang cantik dan mulus “apakah ini benar kamar randi adi rajasa? tanya seorang perempuan di depannya. “benar ini kamar randi silahkan masuk dan duduk” yogapun mempersilahkan pesanannya tadi yang di suruh randi “baik” si gadispun duduk di sopa, yoga pun bertanya “perkenalkan namamu nona” kata yoga “nama saya Diana gatiandra saya masih perawan dan nanti jika tidak perawan boleh bayaran saya hanya setengan itung-itung buat ongkos saya pulang” kata Diana “baiklah saya akan ngecek kamu dulu sebelum kamu memulai aksimu” kata yoga “baiklah silahkan” kata Diana yang sedikit gemeteran karena ini pengalaman pertama ya Diana dari pelosok blantara dirinya membutuhkan uang banyak untuk berobat sang ibu karena kanker p******a yang sudah menggrogoti tubuhnya. “ buka bajumu aku akan mengecek” kata yoga sambil memandangi Diana yang sudah membuka baju satu persatu, yogapun meneliti setiap inci tubunya takutnya ada pernyakit yang diinginkan di saat berhubungan badan kepada sahabatnya. “buka rok mu” kata yoga. setelah dari atas sekarang bagian selangkangannya di cek dengan teliti oleh yoga, yoga selalu ngecek setiap panggal supaya randi tidak tertular penyakit apapun itu. “baik semua bersih, jika tuanmu nanti lupa pakek pengaman kamu harus mengingatkan ya” kata yoga dengan tajam “baik tuan” sahut Diana “silahkan masuk kedalam kamar itu tuanmu sudah menunggu dan pakek lagi pakeanmu” kata yoga menyuruh dian supaya memakai kembali pakaiannya. “baik tuan” dianpun segeran merapikan penampilannya kembali dan menuju kamar yang di tunjuk yoga karena randi sudah menunggu sambil memainkan alat kelaminnya….
klekkk
dengan langkah pelan dian berjalan menuju randi dan tidak lupa menutup kembali pintunya
“selamat malam tuan” kata dian yang sebenarnya bingung mau ngapain apalagi melihat kejantanan randi yang begitu super besar dian pun meneguk silvernya dalam batinnya “ya tuhan besar banget apa muat masuk kelubang gue” kata dian di dalam hati yang masih berdiri di depan randi “loe Cuma mau liat Gordon gue, loe disini di bayar bukan buan nonton” dengan nada datar dan sedikit mendesah, suara randi yang di keluarkan begitu khas dan bisa menghipnotis semua cewek “gue gaak ngerti tuan apa yang gue lakukan ini pertama kali” sahut dian “siapa namamu” kata rendi
“dian tuan”sahut dian
“baik lah lakukan tugas pertama loe kulum Gordon ini” kata randi yang masih setia ngelus miliknya yang udah berdiri sejak tadi.
“baik tuan” dian pun menjilati milik randi seperti jilati es krim
“ah ah terus jalang ah lebih cepat” dian pun makin cepat ngulum si gardon sampai ke dinding mulut dian sudah 5 menit namun randi belum muncrat dian pun berusaha terus sampai si gardon muncrat,
“ah ah ah aku mau sam-pai ah” dengan merem melek randi terus mendesah dengan menyebut jalang.