Misteri yang disembunyikan

1043 Kata

Dion, bocah kecil berusia sebelas tahun itu, mendadak tersentak. Ia baru saja hendak menjawab pertanyaan Nana ketika matanya menangkap sosok di jendela ruangan kerja kepala pantinya, Nyonya Jena, menatap tajam ke arahnya. Pandangan itu menusuk seperti belati, dingin dan penuh peringatan. Tubuh Dion langsung menegang. Ia berdiri terburu dari ayunan, wajahnya pucat pasi. “M-maaf, aku harus pergi,” ucapnya dengan suara nyaris tak terdengar. Ia mulai melangkah menjauh, tapi tangan Nana cepat menangkap pergelangan tangannya. “Kau mengetahui sesuatu, bukan?” tanya Nana lembut namun tegas. Tatapan matanya menyelidik, mencoba menemukan kebenaran di balik mata bocah itu. Dion menunduk, bahunya gemetar. Ia berusaha menarik tangannya pelan, namun pegangan Nana cukup kuat untuk menahannya. Dalam ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN