"Hades, tunggu." Yasmin berusaha menyeimbangi langkah mantan suaminya. "Kita perlu bicara." "Kita sudah selesai," jawab Hades bernada dingin. Hades membuka pintu, melihat Zinnia tengah duduk di pangkuan eyangnya. "Itu papamu datang," ujar sang eyang seraya memapah Zinnia berdiri. Gadis kecil berkucir kuda itu menghambur dalam pelukan papanya. Sedangkan Yasmin berdiri di samping Hades, mengelus puncak kepala Zinnia penuh kasih sayang. Bibir berpoleskan gincu merah itu tersenyum, melirik Hades dan berkata, "Zinnia, katanya mau pergi jalan-jalan bertiga sama Papa, jadi kan?" Zinnia mengangguk, tersenyum menatap papanya. "Yuk, Pa. Kita ke taman atau ke tempat permainan." Hades melayangkan tatapan tajam pada Yasmin. Lalu kembali menatap Zinnia dengan lembut, mengulas senyum dan mengecup ke

