Gerimis turun begitu lembut, Desember pagi diselimuti hawa dingin yang menusuk sampai ke tulang-tulang. Athena mengeratkan jaketnya, netra hitamnya mengintip di balik tirai keemasan. Menunggu dia yang menjadi pujaan hati beberapa bulan terakhir. Namanya terpatri di hati, senyumannya terbingkai indah di memori. Sudah satu bulan tepatnya hubungan mereka berjalan, tak pernah sekalipun dilalui tanpa tawa dan cinta. Zinnia semakin dekat dengannya, itu lebih dari cukup. Athena tak menyangka keisengannya berbuah pada hubungan percintaan dengan Hades. Dia, lelakinya yang begitu penyayang dan perhatian. Semakin hari, semakin Athena menyayangi Hades. Dia pernah jatuh cinta, tapi tak seperti ketika menjatuhkan hatinya pada Hades. Masa bodoh dengan statusnya. Athena masih ingat betul, bagaimana Hade

