Beberapa menit kemudian Kailen sudah kembali dengan membawa kantong plastik berisi obat merah, Cutton Bud pembersih luka serta plester. Tanpa menunggu lama, dirinya segera mengobati Roneice. Kailen duduk di samping Roneice lalu mulai mengolesi obat merah pada luka pria itu. Perhatiannya hanya terpaku dengan aktivitas ujung Cutton Bud. Sedangkan Roneice termenung menatap wajah Kailen. Perkelahiannya dengan Adam sangat mengganggu pikiran. Terlihat jelas jika Adam benar-benar menaruh hati pada kekasihnya. Pertemuan mereka kembali seolah ingin menyambungkan kisah masa lalu mereka. Meskipun Adam hadir di masa sekarang, sebuah fakta jika Kailen pun menaruh hati pada Adam membuat Roneice merasa kalau dirinyalah yang menjadi orang ketiga di antara mereka. "Kenapa kau melihatku seperti itu?"

