Air matanya adalah sejuk segar yang menghapus dahaga dan amarah dan, pada kali lain adalah sengsara yang kentara hingga ke wajah anak-anaknya Tawanya adalah suka cita yang menular pada udara musim semi dan mewarnai bunga dengan banyak rupa dan, kadangkala adalah luka yang dibalut sandiwara Ibu, namanya semesta raya sebuah ruang tempat bintang dan bulan memancang sinar hinga jutaan tahun cahaya Hanya orang yang sedang jatuh hati yang bisa meluap-luap gembira pada satu waktu dan menjadi uring-uringan tak lama berselang. Manik melihat hal itu pada diri sang anak. Pagi-pagi sekali, Danendra mengeluarkan sepeda mendiang kakek yang telah lama dianggurkan di belakang rak usang di dalam bilik. Tampilan sepeda itu berdebu dan dipenuhi rumah laba-laba. Saat Danendra membilas benda ren

