Iloya atau orang yang putri Clarissa panggil Mariana menoleh gugup. Dia bingung untuk mengatur mimik wajahnya harus seperti apa. Mariana tidak menyukai putri Clarissa, tapi dia bukan Mariana. Jadi baiknya dia marah atau biasa saja? Putri Clarissa yang tidak mendapat sapaan balik dari Iloya diam-diam mencengkram gaun miliknya dari kedua sisi. Wajahnya masih tersenyum manis seoalah tidak apa-apa saat Iloya mengabaikannya. "Mungkin Mariana masih agak kurang sehat sehingga tidak menanggapai sapaan saya sebagai teman dekatnya." Putri Clarissa merendahkan kelopak matanya memasang wajah sedih. Dia tersenyum maklum dam membalas satu-persatu tatapan ketiga orang yang saat ini menatapnya. "Iya, apa yang tunangan saya ucapkan benar adanya. Mariana baru saja bangun dari pingsannya, jadi jangan terl

