Bab 49. Perkelahian Rainer dan pangeran Dar

1153 Kata

Iloya menatap pangeran Dar yang lain agak dari sebelumnya. Mata merah milik pangeran Dar lebih pekat, di tambah dua gigi taring yang mencuat keluar. Iloya bergidig takut saat pangeran Dar menatap ke arahnya dengan mata merah pekat miliknya. Di bawah kaki pangeran Dar, jasad raja William perlahan melebur menjadi serpihan abu. Raja William yang terkenal akan kehebatannya sudah benar-benar meninggalkan dunia. Iloya melirik Rainer yang masih tetap memasang wajah tenang miliknya. Iloya tidak dapat untuk tidak berpikir, sebenarnya seberapa kuat Rainer saat ini? Karena Rainer sama sekali tidak terimtimidasi oleh tatapan mematikan milik pangeran Dar. "Sama seperti raja Wiliam, kalau kamu menyerahkan Iloya padaku, maka akan kubiarkan kamu selamat." Pangeran Dar melirik Rainer dengan pandangan t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN