Arini POV. Memang benar kata orang, kasih ibu takkan pernah tergantikan. Bahkan kini ibuku terdiam di depan Mas Arga. Beberapa detik kemudian dia mulai berkata. "Kalau kamu sudah tidak mencintai putriku lagi, kembalikan dia padaku secara baik. Dulu kamu meminangnya dengan cara yang baik. Lalu kenapa sekarang kamu justru membuangnya layaknya sampah. Ingat Arga, Arini masih punya ibu walau dia tidak punya Ayah. Sekarang dengan sangat terpaksa aku akan membawa putriku kembali." Ucapan ibu membuat hatiku bergetar. Bukan hanya aku yang sakit hati karena perbuatan Mas Arga. Akan tetapi sosok ibuku juga merasakannya. Sedangkan Mas Arga sendiri hanya diam tak mampu berkata apapun. Naura juga, dia menatap Mas Arga dengan tatapan yang cukup tajam. Terlihat sorot kebencian di matanya. "Perbuatan

