Mulai Berulah

1414 Kata

Acara Syukuran di rumah Raffa berjalan dengan lancar. Sore ini, Kyai Besar dan juga keluarganya akan segera pulang. Seperti halnya kemarin, Aqilah juga tidak ada. Ia terlihat menghindar dari Azam. "Saya cuma kasih nasehat, jaga diri baik-baik. Untuk Al dan Raffa, ingat ya? Utamakan agama kalian." Ucap Kyai besar sebelum pergi. "Baik, Abah." Jawab Raffa. Bram hanya tersenyum. Ia sudah hafal dengan betul apa yang akan di katakan oleh Kyai besar alias Pamannya itu. Azam memeluk Raffa dan Bram bersamaan. Walau jauh, mereka berdua tetap saudara sepupu. Rombongan keluarga itu segera masuk ke dalam mobil dan pergi. Mereka semua kembali ke Pesantren. Arini merasa bahagia hari ini. Ia tiada hentinya tersenyum. Berharap semua ini takkan pernah berakhir selamanya. "Naura, kamu tinggal disini sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN