Arga merasa sangat kesal saat melihat postingan i********: Raffa. Saat terlihat kedua tangan itu saling menggenggam di depan Ka'bah. "Seharusnya tangan itu aku yang menggenggamnya, bukan kamu." Ucap Arga. Arga lebih peduli tentang Arini dari pada tentang istrinya sendiri. Bahkan, ia tak peduli tentang itu. Ia lebih suka melihat kehidupan Arini di bandingkan dengan kehidupan rumah tangganya. Hari ini, Arga sedang duduk di sebuah Cafe sembari menatap postingan-postingan i********: sampai ada seseorang yang datang dan menghampirinya. "Hei, kamu siapa? Kenapa duduk dengan aku?" Tanya Arga. Dia tak tahu siapa yang berani-beraninya duduk di dekatnya. Tanpa Arga tahu dan juga kenal dengannya. "Kamu mantan suaminya Arini, kan?" Tanyanya tiba-tiba. Arga cukup terkejut saat mendengar hal itu

