Arini masih ada dalam kesedihan. Hari ini adalah hari ke tujuh meninggalnya Ibu yang ia cintai. Dia tak sendiri, ada Aqilah dan Naura yang menemani. Aqilah menyuruh Bram untuk pulang dulu. Sementara Aqilah akan pulang setelah tujuh hari nanti. "Rin, makan dong...!! Jangan kayak gini, kalau Ibu tahu, dia pasti sedih." Ucap Aqilah. Tak ada sahutan. Arini masih setia dengan lamunannya. Masih menyalahkan dirinya sendiri atas penyebab kematian Ibunya. Arini pikir, karena gagalnya rumah tangganya dan Arga yang membuat semua jadi begini. "Rin, besok aku udah pulang. Aku harap kamu gak begini terus. Ingat kata kyai besar kemarin, ingat juga wejangan yang beliau berikan." Ucap Aqilah kembali menasehati. Kemarin, Kyai besar dan istrinya beserta Gus Azam juga datang untuk Takziah. Mereka juga cuk

