Sakit dan Terluka 1

1142 Kata

Arini POV Aku mendengar suara Mas Arga dengan cepat menuju ke halaman belakang rumah. Aku tahu siapa wanita yang sedang meneleponnya, makanya aku sengaja menguping pembicaraan itu. "Baiklah, aku akan segera ke sana." Aku dengan jelas mendengar kata itu. Sampai dia pergi dengan cepat bahkan tanpa berpamitan padaku. Sepenting itukah dia baginya? Sampai mengurungkan niat untuk pergi ke rumah orang tuanya. Entah kenapa perasaanku jad tidak enak. Aku dengan diam mengikutinya sampai lelaki itu memasuki mobil. Kebetulan sekali ada mobil grab yang melintas dan aku segera memasukinya tanpa banyak bertanya. Aku sempat melihatnya mengantarkan tetangga depan kompleks. "Pak, tolong ikuti mobil di depan tadi." Ucapku. Sopir taksi itu diam tanpa banyak bertanya juga. Beruntungnya aku langaung mene

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN