Ketahuan

1610 Kata

Kalila mengikuti sosok Ziva yang tengah keluar dengan sebuah motor. Ia mengutuknya dalam hati. Bisa-bisanya Ziva keluar tanpa mengajaknya. Kalila juga merasa bosan karena liburan ini sangat hampa. Kakaknya Arga sibuk sendiri dan kakak iparnya malah keluar sendiri. "Pokoknya aku juga mesti senang-senang malam ini. Besok kan udah balik. Mana katanya ada Mas Galuh, eh ternyata gak ada." Gumam Kalila. Ia berhenti tepat di sebuah Club malam. Ia melihat mobil yang Ziva kendarai tadi, terparkir di depan Club tersebut. "Kayaknya dia disini. Enak banget ya gak ngajak-ngajak." Ucap Kalila. Ia kemudian memasuki tempat itu. Ia sedikit takjub karena di dalam sangat ramai dan rata-rata semua bebas meminum apapun. Sungguh benar-benar membuat Kalila senang. Ia sudah lama tidak Clubbing seperti ini. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN