Isolation Arrest

1569 Kata
“Luis? Luis!” Telinga Luis berdengung sangat kencang, dan samar ia mendengar seseorang memanggil manggil namanya. Rasa pening di kepalanya belum hilang dan juga belum mereda, ia meringis kesakitan sekaligus merasakan dingin yang menjalar ke seluruh tubuhnya. Luis menggigil dan memeluk dirinya sendiri untuk mengurangi rasa dingin tersebut sebelum akhirnya kembali terlelap meninggalkan kesadarannya.   Yoesef yang masih berada di sampingnya, mulai khawatir dengan kondisi Luis saat ini. Ia mengeluarkan sebuah jas hujan yang ada dalam tas nya, dan membalut tubuh Luis dengan jas tersebut. Fungsi dari jas hujan memanglah untuk melindungi diri dari air hujan, namun fungsi lain dari jas hujan adalah untuk menghangatkan tubuh ketika cuaca dingin dan kita tidak memiliki selimut.   Yoesef sudah mengirimkan laporan pada kantor pusat, dan menerima perintah bahwa mereka harus menunggu. Kantor pusat akan meneliti semua hal dan kemungkinan yang Luis alami. Namun Yoesef tidak puas dengan keputusan dari kantor pusat tersebut, menurutnya hanya mengidentifikasi kemungkinan hanya akan membuang waktu. Yoesef terdiam memikirkan hal apa yang harus ia lakukan untuk menyelamatkan Luis, dan ia teringat dengan pesan Arial untuk menghubungi Astri dan Jina. Yoesef mengambil Talkie box yang Arial berikan padanya, dan menyalakan alat tersebut. Zeengg… Zeengg… Zeengg… Seketika Yoesef berusaha untuk bersembunyi dan menyembunyikan Luis di balik retuntuhan bangunan yang ada di sana, ketika ia mendengar beberapa mobil berlalu dengan kencang ke arah Utara. Yoesef menghela nafasnya dengan lega, tidak lama dari sana ia mendengar suara jet yang juga terbang ke wilayah Utara. “Mereka akan menghadapi hal yang sulit!” Yoesef bergumam sendirian ketika ia merasa bersalah karena ia tidak bisa membantu seluruh tim yang ada di wilayah Utara. Yoesef kembali melirik pada Talkie box tersebut dan menekan tobol hijau yang ada di sana. “Kssskk…” Yoesef sedikit terkejut ketika sambungan itu berbunyi terlebih dahulu, bahkan sebelum ia menekan tombol merah yang berfungsi sebagai penyambung sambungan. Hal itu berarti menandakan bahwa sambungan dari Talkie box ini tidak pernah terputus dengan sambungan yang pernah terhubung dengannya.   “Kssskkk… Arial?” Yoesef kembali terkejut saat suara dari seorang wanita yang tidak ia kenali memanggil nama Arial. Tentu saja wanita di balik sambungan itu mengira dirinya adalah Arial, karena ia menggunakan Talkie box milik lelaki itu. “Mm… Maaf, aku Yoesef. Salah satu anggota yang bertugas dalam tim penyelamatan di sektor delapan kota Sub.” Yoesef merasa dirinya harus mengatakan maaf tersebih dahulu, sebelum melaporkan situasi yang terjadi pada wanita di balik sambungan itu. “Apa yang terjadi pada Arial? Apa dia baik-baik saja? Laporkan bagaimana situasi disana?” Yoesef dapat mendengar nada panik dari wanita yang melontarkan pertanyaan secara cepat tersebut. Yoesef menarik nafasnya dalam, ia tahu kediaman dari wanita itu adalah bentuk ke khawatirannya, ia yakin bahwa kini wanita itu sedang menunggu jawaban darinya. “Arial baik-baik saja, semua yang terjadi sesuai dengan rencana kami. Tapi... Keadaan Luis tidak memungkinkan untuknya melanjutkan tugas ini.” Yoesef dapat mendengar wanita itu terlonjak kaget, karena wanita itu bersuara saat menahan nafasnya. “A…Apa yang terjadi padanya?” Wanita itu bertanya dengan terbata-bata, Yoesef melirik pada Luis yang masih dalam keadaan tidak sadar. Kemudian ia kembali menjelaskan semuanya pada wanita yang tidak ia ketahui identitasnya tersebut. “Luis terserempet peluru beberapa waktu yang lalu, namun saat ini ia tidak sadarkan diri. Aku mencurigai adanya racun dalam senjata yang digunakan oleh pihak militer pemerintah.” Wanita itu terdiam ketika mendengarkan seluruh penjelasan Yoesef, membuat Yoesef ikut terdiam menunggu reaksi yang akan ia dengar.   Satu hal yang membuatnya penasaran dengan sambungan Talkie box milik Arial ini. Suara nya sangat jernih seperti sambungan selular, karena biasanya sambungan Talkie box milik W.A.E selalu ada sedikit suara Frekuensi yang bertabrakan sehingga tidak begitu jernih. Tetapi Talkie box milik Arial ini sepertinya adalah Talkie box yang memiliki rancangan yang berbeda dengan Talkie box yang lainnya, atau mungkin Talkie box ini adalah rancangan khusus yang di buat oleh Luis. Karena selama yang ia ketahui Luis adalah orang yang jenius, ia dapat merancang beberapa benda yang benar-benar bermanfaat bagi seluruh kegiatan W.A.E. “Bagaimana kondisinya saat ini?” Tanya wanita itu, membuat Yoesef kembali menghampiri Luis dan mengecek suhu tubuhnya.   “Suhu tubuhnya tinggi, dan tubuhnya menggigil seperti kedinginan.” Yoesef melapor bagaimana keadaan terbaru Luis, yang ia pikir masih sama seperi  sebelumnya, suhu tubuh Luis masih tinggi dan badannya belum berhenti menggigil. “Aku akan segera kesana! Tunggulah!” Yoesef terkejut ketika ia mendengar bahwa wanita yang berada dalam sambungan ini mengatakan bahwa dirinya akan segera menghampiri mereka. Tunggu bahkan jika wanita itu mendapatkan izin dari kantor W.A.E untuk datang ke tempatnya, Yoesef rasa itu tidak akan aman untuk keselamatan wanita itu ataupun untuk rencana yang sudah di susun oleh tim mereka. “T-tunggu!” Yoesef melihat ke layar Talkie box itu, dan tertera nama Jina disana. ‘Ah, dia adalah seorang Assignor Section bukan?’ Ia mendengar suara ribut dari balik sambungan itu, menandakan bahwa saat ini wanita yang bernama Jina itu tengah mempersiapkan dirinya sendiri untuk pergi menghampirinya ke distrik ini. “Tunggu Jina!” Ia berteriak untuk menghentikan Jina, karena ia dengan jelas mendengar keributan yang di buat oleh Jina yang berada jauh disana. Dan detik itu pula suara Jina berubah menjadi hening, ia yakin saat ini Jina tengah menunggu penjelasannya. “Ini terlalu berbahaya untuk kau datang kemari, aku takut semua rencana yang sudah di buat oleh Rio dan Arial menjadi berantakan. Saat ini yang kubutuhkan hanyalah bantuan untuk menyadarkan Luis, atau tidak jika kau mengetahui tentang ilmu kedokteran, beritahu aku apa yang harus aku lakukan?” Yoesef menjelaskan pada Jina alasan mengapa ia menghubungi wanita itu, karena ia hanya memerlukan bantuan untuk menyelamatkan Luis saja. Ia taku jika racun yang masuk ke dalam tubuh leadernya tersebut adalah racun yang mematikan. “Hh… Tunggu sebentar, biarkan aku berfikir untuk beberapa saat.” Yoesef menganggukkan kepalanya, meski gerakkan itu tidak dapat dilihat oleh Jina yang jauh dari sana. Ia menunggu dan memutuskan untuk tidak menghubungi wanita itu ketika ia mendengar kata ‘Tunggu.’   Jonathan yang saat ini sibuk dengan dua tugas sekaligus, merasa cukup kewalahan dan beberapa kali ia menunjukkan jalan yang salah pada timnya maupun tim Badian. Sehingga Arial meminta padanya untuk fokus pada timnya dan membiarkan tim Badian di tangani oleh Luna yang berada di block 5. Tetapi Jonathan menolak itu dan mengatakan bahwa ia masih bisa menangani semuanya, karena ia tahu…tim Faisal juga tengah dalam keadaan mendesak saat ini. “Lorong kedua belok…Tunggu!” Seketika langkah mereka berhenti ketika Jonathan menghentikan langkahnya dalam sekejap. Andre yang menghentikan langkah diujung lorong sana, segera bersiaga karena bisa saja pihak militer tiba-tiba muncul dan berjalan ke arah mereka. “Apakah kita salah jalan lagi?” Tanya Raihan yang sudah cukup kelelahan, memegang kedua lututnya dan mendongak mengambil nafas sebanyak-banyaknya seraya menatap Jonathan yang sibuk dengan layar virtualnya. “Tidak, tapi lihatlah ini Arial!” Jonathan menghampiri Arial dan memperlihatkan padanya bahwa sinyal keberadaan Rio menghilang dari pantauan W.A.E. Arial menyipit dan kembali memasukan kode yang ditanam dalam tubuh Rio, namun hasilnya sama saja. Layar virtual itu tidak menunjukkan sinyal keberadaan Rio, dan membuat mereka berdua kebingungan. Raihan yang penasaran dengan apa yang terjadi, menghampiri keduanya dan melihat ke arah layar tersebut. “Isolation Arrest.” Arial dan Jonathan secara bersamaan melirik pada Raihan yang mengatakan sebuah kata yang tidak mereka ketahui sebelumnya. “Apa?” Tanya Jonathan pada Raihan ketika ia tidak mengerti apa maksud dari anak itu menyebutkan sebuah istilah yang bahkan belum pernah ia dengar sebelumnya. “Apa?” Raihan menatap keduanya secara bergantian dengan raut wajah yang kebingungan, raut yang seharusnya ditunjukkan oleh Arial dan Jonathan padanya itu, bukan sebaliknya. Jonathan dan Arial membuan nafas mereka dengan keras, namun lelaki yang lebih muda dari mereka itu tetap dengan wajah tanpa berdosanya menatap. “Astaga, Raihan! Apa yang kau maksud dengan Isolation Arrest?” Arial yang kini bergantian bertanya pada Raihan. Anak itu terlihat mengedipkan matanya berulang-ulang, mencerna ucapan Arial di otaknya. Arial merasa sedikit kesal sekaligus gemas pada kebodohan Raihan, tetapi mereka tahu jika keberadaan anak ini dalam tim bukanlah sebuah kebetulan. Pasti ada sebuah hal yang istimewa yang dimiliki Raihan sehingga ia dimasukan kedalam tim penyelamatan penting ini oleh para putusan W.A.E. “Apa kalian tidak tahu?” Raihan menatap pada keduanya dengan terkejut, karena ia pikir selama ini seluruh seniornya di W.A.E mengetahui hal lebih banyak dibandingkan dengan dirinya. “Kau mengetahui sesuatu Raihan?” Jonathan kembali bertanya ketika Raihan hanya terdiam ketika menyadari mereka tidak mengetahui apa itu Isolation Arrest yang Raihan ucapkan sebelumnya. Anak itu mengangguk ragu, ada rasa canggung disana ketika ia menyadari bahwa dirinya lebih tahu dibandingkan kedua seniornya itu. “Jelaskan pada kami, kau bisa?” Arial memintanya dengan pelan, takut-takut jika anak itu tidak bisa menjelaskan dengan benar pada keduanya atau malah anak itu malu untuk menjelaskan pada mereka. Meskipun posisi anak itu junior dalam tim ini, tetapi Arial tidak malu ketika ia mengakui bahwa dirinya masih harus banyak belajar, sekalipun pada anak baru yang umurnya jauh lebih muda darinya.   Karena hal itulah yang sangat penting dalam menjalankan tugas bersama, ‘Tidak pernah merasa malu untuk mengakui bahwa kau tidak tahu.’   * Talkie box rancangan milik Luis adalah Talkie box yang berebeda dengan Talkie box lainnya. Talkie box milik Luis tidak mempunyai daya baterai sehingga tidak perlu mengisi dayanya. Selain itu Talkie box ini memiliki suara yang jernih seperti sambungan telpon selular, dan tidak terdapat tabrakan frekuensi.   To be continued 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN