#Sebuah Kebenaran #

901 Kata
Aku merasa sedikit lega karena rendi sudah mau mengatakan apa yang sedang terjadi. Setelah mendapatkan telpon dari rendi aku harus menyiapkan mental bagaikan baja untuk menghadapi kenyataan esok hari kalau kalau keadaan memburuk sekalipun. Sila menyarankanku agar hari ini aku beristirahat total agar besok aku siap secara fisik dan mental untuk menghadapi segala keadaan yang terburuk sekalipun. "Gue akan pulang ranti tapi tunggu lo sampe tidur dulu baru gue tinggalin lo pulang oke?? "  kubalas senyum sila karena ia adalah sahabat terbaikku " thank's ya sil, lo selalu ada saat gue susah dan senang balasku pada sila". "Gue juga makasih banget sama lo karena udah bantu gue buat menata masa depan gue sama calon anak gue , lo emang yang terbaik ranti". kamipun saling berpelukan satu sama lain. "udah tidur sono persiapkan mental ama fisik lo buat besok, ranti hwaiting!!!!!" Tak lama kemuadian akupun tertidur pulas dan aku tak tahu kapan sila pulang karena aku sudah terlelap tidur. Tak terasa saat ku bangun ternyata sudah pagi. kulihat jam dinding menunjukkan pukul 08.30 lalu aku bergegas mandi dan sarapan. Tak berapa lama pintu rumahku ada yang mengetuk. Sayup sayup kudengar kalau itu adalah suara rendi. Aku langsung bergegaa berlarian menuju ruang tamu. Dan saat kubuka pintunya benar saja ternyata itu rendi. rendi langsung berhambur memelukku dengan sangat erat hingga aku sulit untuk bernafas. ku meronta untuk bisa melepaskan diri dari pelukan rendi dan aku berhasil lolos. Jangan asal peluk peluk anak orang silahkan masuk kataku dengan nada ketus pada rendi. Dan saat diruang tamu dia memulai menjelaskan apa yang sedang terjadi. "Sebentar, saya ingin bertanya sesuatu terlebih dahulu dengan anda. Beberapa minggu yang lalu saya mendapati diponsel anda ada ratusan panggilan tak terjawab dari privat number?? boleh jelaskan siapa pemilik privat number itu dan apa hubungannya dengan anda tanyaku pada rendi. "Ini yang aku ingin jelaskan ke kamu ranti sayang". Sebenarnya sebelum aku bersama kamu tepatnya saat aku masih berpacaran dengan ratna, aku sudah memiliki tunangan bernama ika. Dan alasan kami putus karena ratna tahu kalau aku sudah memiliki tunangan. Karena aku jujur pada ratna kukatakan padanya kalau ratna hanya selinganku saja karena aku merasa bosan dengan tunanganku itu. Tapi saat aku bertemu kamu saat pertama entah kenapa ada sesuatu yang berbeda dari kamu yang membuatku tertarik, karena kulihat kamu adalah gadis yang cerdas, ceria,mandiri, kuat, penyayang dan welas asih dan kamu memiliki aura keibuan dan aku merasa nyaman kalau dengan kamu.Dan entah kenapa ratna menawariku untuk memulai hubungan dengan kamu. Pada saat kita sudah pacaran aku merasa nyaman dan asal kamu tahu ranti pertunanganku sebelumnya memang sudah berakhir sebelum kita memulai pacaran. Tepatnya setelah aku putus dengan ratna akupun memutuskan pertunanganku dengan ika. Ya aku dan ika sudah tinggal bersama selama 2 tahun dan kuakui aku dan ika sudah seperti suami istri akulun melakukan itu dengan ika hingga selang setahun ika hamil. Asal kamu tahu aku memutuskan hubungan pertunanganku dengan ika karena aku baru tahu kalau sebelum ika bersamaku, ika sudah pernah tidur dengan mantan pacarnya dan itu lah alasannya aku memutuskan pertunangannya. Aku merasa terkhianati karena aku mendapatkan sisa dari orang. Dan setelah kehamilan itu kami memiliki seorang putri namun ia menderita jantung bocor dan memerlukan perawatan yang intensif yang membutuhkan banyak biaya. Karena pada saat itu penghasilanku tidak cukup untuk perawatan putri kami dan tabunganku habis tak bersisa. Aku berfikir kami belum menikah secara terbuka hanya menikah siri saja agar putri kami memiliki status yang jelas. Kemudian setelah beberapa bulan ika berubah sikap padaku ia lebih cenderung sibuk dengan urusannya sendiri tanpa merawat putri kami yang sedang butuh perhatian dan biaya banyak. Akupun memutuskan untuk mundur dan ika pun sudah merelakan hubungan pertunangan kami. Singkatnya sudah 2 tahun lebih aku lost kontak dengan ika kamipun menjalani hidup masing masing. Dan kini tiba tiba ika menghubungiku lagi dengan alasan meminta biaya buat berobat putri kami dan akupun memutuskan untuk bertemu dengan ika dan membeTTrikan sedikit uang buat biaya berobat dan sekalian kuberitahu kalau aku akan kembali berumah tangga denganmu ranti. Aku memberi tahu ika agar ia tahu kalau ia tidak bisa lagi memintaku bertemu dia karena aku akan memperistri kamu ranti. Dan ika pun mengucapkan selamat padaku karena aku sudah bisa menemukan pengganti dirinya yang bisa membuatku bahagia lagi. Mendengar penjelasan dari rendi aku merasa tersentuh dan merasa bersalah pada rendi karena sudah berbuat dan berkata kasat padanya. Kuhargai kejujuran dari rendi yang sebenarnya meremukkan hatiku berkeping keping karena mengetahui kalau iapun bekas orang. Sedangkan aku masih murni dan utuh belum pernah tersentuh siapapun.Jujur aku merasa rugi sekali karena mendapatkan bekas orang namun ada satu hal yang membuatku bangga dan menerima masa lalunya karena satu kejujurannya. Didalam hidupku aku sangat mengapresiasikan orang orang yang jujur." jadi bagaimana ranti sayang, apakah kamu menerimaku seutuhnya dengan kekuranganku akan masa laluku??" aku terdiam sejenak untuk berfikir secara jernih dan mempertimbangkan keputusanku. " Bolehkan aku meminta waktu 1 minggu untuk memikirkannya?? dan selama satu minggu aku minta kita tidak ada kontak apapun dulu baik telpon ataupun bertemu. neri aku waktu sendiri untuk mengambil sebuah keputusan yang besar dalam hidupku. Bagiku ini sungguh sulit dan perlu pemikiran yang jernih karena untuk membangun rumah tangga perlu kesiapan mental dan kepercayaan tingkat tinggi. Aku hanya ingin berumah tangga hanya sekali seumur hidup hingga maut yang akan memisahkan bukan karena ulah wanita lain tegasku pada rendi. "Baiklah ranti sayang aku memberikanmu waktu 1 minggu. Aku sangat berharap kalau aku bisa menjadi suami kamu seumur hidupku kata rendi padaku.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN