Marissa memasuki apartemen Christian dengan kesal karena pria yang telah menjadi suaminya tersebut benar- benar tidak menjemputnya dan bahkan tidak mencarinya sama sekali padahal ia dan Zara sudah menghabiskan waktu hingga malam. Marissa sedikit mengerutkan keningnya ketika ia mencium seperti bau cat di dalam apartemen tersebut dan langsung meletakkan semua barang belanjaan gelap matanya ke atas sofa. Barang belanjaan yang sebenarnya sangat tidak ia butuhkan dan melakukan hal itu hanya untuk menarik perhatian sang suami dan membuatnya kesal. Namun alih- alih ingin membuat Christian akan menelepon dan menegur mereka, hingga meminta mereka pulang, pria tersebut malah tidak ada kabar sama sekali dan itu semakin membuat Marissa semakin kesal dalam hati. Bahkan dalam perjalanan pulang pun, Ma
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


