Pov Raka "Derry, Derry, lah Kok dimatiin sih Derry, ah.......!" ujar cewek itu dengan kesal kemudian seperti biasa menghentakkan kaki ke tanah, seperti sedang memanggil jin untuk mengabulkan semua permintaannya. Aku yang memperhatikan dari awal semakin menambah melongok, ternyata perempuan itu semuanya Sama saja mereka hanya bisa marah-marah menyalahkan dan berlaga seperti orang yang paling disakiti. "Ih si Derry, itu rese banget sih....!" lanjutnya sambil mendekat ke bangku panjang yang sedang aku duduki, dengan wajah yang ditekuk, pipi yang memerah, gigi yang mengerat, dia pun menundukkan tubuhnya membelakangiku, Solah tidak memperhatikan keberadaanku yang terus memperhatikan dari tadi. "Kenapa sih semua cowok sama saja, Emang dia pikir kalau nggak ada dia Gua nggak bisa hidup apa. ya

