"Selamat sore, Om hehe." Saat ingin mengantarkan Prilly pulang bertepatan dengan kepulangan Radit. Ayah Prilly. Hingga sore ini menjadi pertemuan pertama kalinya Ali dengannya. "Sore. Ini Ali yang sering diceritakan istri saya ya?" "Betul om. Saya pacarnya Prilly," aku Ali dengan penuh keberanian. "Kita bicara sebentar ya." "Baik, Om." Prilly diperintah Radit untuk memasuki kamarnya. "Silakan duduk, Ali." "Terima kasih, Om." Ali gugup berhadapan dengan Radit. Kira-kira hal apa yang akan dibicarakan olehnya? Sampai Prilly harus masuk ke dalam kamar. "Sudah kenal berapa lama dengan putriku?" "Sejak pertama kali Prilly menginjak sekolah itu saya langsung menyukainya, Om. Tapi kami dekat mungkin setelah Ujian Tengah Semester." "Apa yang membuat kamu menyukainya?" "Saya gak punya a

