“Apa kamu yakin? Kebahagiaan itu akan kita dapatkan, saat dua insan saling mengenal terlebih dahulu? Bagaimana jika sudah mengenal lama, tapi tak kunjung juga kebahagiaannya.” Cindy langsung terbangun dari tidurnya, dia tidak tahu kenapa bisa mengalami mimpi buruk seperti itu, ditatapnya seseorang yang saat ini tengah mendengkur di sampingnya, Cakra begitu tampan di saat dirinya tertidur. “Jam berapa ini? Ya ampun, bisa-bisanya dia pakai pembatas setinggi ini, kamu benar-benar menjaga aku, Cakra.” Menyingkirkan semua pembatas terlebih dahulu, entah itu guling ataupun bantal yang sudah membentengi mereka berdua saat tertidur. Cindy tak ingin menganggu Cakra, dia pasti sangat lelah karena perjalanan mereka begitu terburu-buru. Menatap ke sekeliling ternyata benar-benar masih sepi, serta

