Ferdi memilih untuk mengibaskan tangan kanannya tepat di depan wajah, lalu kembali berucap, “Memang benar ya, Al. Setiap orang itu harus selalu sadar diri, kalau udah kek gini pasti akan susah lagi.” “Kamu itu ngomong apa sih, Mas? Kenapa jadi kek gini? Ya udah, Alya minta maaf!” Ferdi mengeluarkan senyumnya, lalu menjawab, “Enggak usah minta maaf, Al. Karena kamu itu sama sekali enggak punya salah.” “Udah ah, saya mau mandi dulu,” ucap Ferdi, lalu berdiri dan memilih untuk kembali melanjutkan langkahnya menuju ke dalam kamar mandi. Melihat pergerakan Ferdi yang akan melangkah menuju ke kamar mandi, Alya segera bangun dari posisi duduknya, lalu memeluk Ferdi dari belakang, sambil berkata, “Alya mohon sama kamu! Percaya ya sama perasaan Alya!” Ferdi langsung terdiam tanpa mengeluarkan

