“Jadi ini semua rencana kamu, Al? Apa kamu udah enggak ada rasa lagi buat saya?” gumam Ferdi, lalu meletakkan ponsel Alya kembali. Berdiri dan melangkah menuju ke dalam kamar Alya, tujuannya yaitu untuk mengambil selimut yang nanti akan digunakan oleh Alya. Serta, Ferdi juga mengambil bantal yang ada di situ. Keluar dari kamar Alya, lalu mengangkat kepala Alya terlebih dulu dan meletakkan bantal tersebut di bawah kepala Alya. Setelah itu barulah Ferdi menyelimuti seluruh tubuh Alya, lalu ia kembali berjalan masuk ke dalam kamarnya. Malam ini, Ferdi benar-benar sangat kecewa, apakah Alya memang tidak sama sekali memiliki rasa terhadapnya? Lantas, mengapa selama ini Alya berpura-pura sangat mencintai Ferdi? Lama-kelamaan, rasa kantuk pun menghampiri Ferdi, perlahan memejamkan mata dan han

