Fajar baru saja menyingsing, mewarnai langit dengan gradasi jingga tipis yang perlahan mengusir pekatnya malam. Di tengah kemewahan suite hotel, di atas ranjang king size yang empuk, Keyli tertidur pulas, bersandar nyaman pada tubuh Leonor di bawah selimut tebal. Lengannya memeluk erat pinggang pria itu, seakan semalaman ia ingin memastikan Leonor mendapatkan kehangatan yang dibutuhkan tubuhnya yang panas. Helaan napas teraturnya menyentuh kulit bahu Leonor, menciptakan rasa kehangatan aneh yang belum pernah dirasakan pria itu sebelumnya. Perlahan, mata Leonor terbuka. Pandangannya yang masih sedikit buram karena sisa kantuk dan efek demam yang baru mereda, menemukan Keyli masih tertidur lelap, memeluk tubuhnya dengan begitu nyaman dan polos. Bibirnya sedikit tersenyum tipis, sebuah eksp

