Sentuhan Tak Terduga

1557 Kata

Saat pintu suite tertutup di belakang mereka dengan suara klik yang halus, suasana mewah dan hangat langsung menyelimuti Keyli. Perabotan modern yang elegan, karpet tebal yang empuk di bawah kaki, dan aroma menenangkan dari lilin aromaterapi berusaha menepis dingin dan ketegangan yang masih melekat pada dirinya. Namun, kemewahan itu terasa hampa, bahkan ironis, mengingat kondisi hatinya yang compang-camping dan identitasnya yang palsu. Leonor tidak banyak bicara. Ia langsung menuju termostat di dinding, menaikkan suhu ruangan hingga terasa sangat nyaman. Kemudian, ia menoleh ke arah Keyli. "Kamar mandinya di sana," tunjuk Leonor ke arah pintu kayu gelap di salah satu sudut ruangan. Suaranya kini lebih tenang, tidak ada lagi nada tajam yang menusuk. "Manajer hotel sudah menyiapkan pakai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN