22

1462 Kata

Johnny menghela napasnya berat. Ia dan Alice saat ini sedang dalam perjalanan pulang dari rumah Alex. Johnny kemudian melirik Alice yang duduk di sebelahnya. “Ayah, maaf.” Ucap Alice. Johnny tidak menjawab, ia hanya meraih kepala Putrinya, kemudian memeluknya. “Ini semua salah Ayah,” gumam Johnny. “Sebagai seorang Ayah, harusnya Ayah menjaga mu.” Sambungnya, dengan nada penuh penyesalan. “Jadi sekarang apa yang harus aku lakukan?” tanya Alice putus asa. “Biarkan dia lahir ke dunia.” Balas Johnny. “Ayah tidak mau kehilangan mu.” “Tapi...” “Lahirkan saja dulu dia, kalau memang seberbahaya itu, kita bisa mengurungnya, atau bunuh dia saat baru lahir.” Tutur Johnny, nada suaranya sangat tegas, membuat Alice tercengang, dan tidak bisa berkata-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN