17. Feeling Guilty

1510 Kata

"Kenapa kamu tidur dengan pria lain, Luna?" Sebuah suara membuatku menoleh. Kulihat Pedro berdiri di sana memandangiku dengan raut wajah memerah. "Kamu bilang kamu tidak akan mengkhianatiku. Nyatanya kamu tidur dengan suamimu!" lanjut Pedro lagi. Masih tak mengerti apa yang dimaksud oleh Pedro, aku mencoba menyadari apa yang sedang kulakukan. Aku mendekap seorang pria dan merasa nyaman. Karena aku tak juga melepas pelukan terhadap pria itu, Pedro kembali menatapku dengan amarah. Belum pernah aku melihatnya seperti itu. "Lepaskan pelukanmu padanya, Luna!" hardik Pedro lagi. Sesaat gelap sebelum secercah cahaya masuk ketika aku membuka mata. Aku menghela napas lega. Ternyata tadi aku hanya mimpi. Dalam mimpiku Pedro marah karena aku memeluk seorang pria? Sungguh mimpi yang aneh. Aku ing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN