Luka Affa

1697 Kata

    "Gak usah so suci!! Gue tanya sekali lagi, lo disewa berapa buat semaleman?"     Tubuh Affa bergetar. Tapi Affa hanya memasang senyumnya yang manis. Sekuat tenaga Affa menahan tangisnya. "Kenapa, kamu mau nyewa aku? Untuk kamu, mungkin aku bisa berikan potongan harganya karena kita sahabat." Ghuan kembali terbahak. Para pengunjung terlihat tertarik pada Ghuan yang begitu tampan dengan kemeja kotak-kotak yang ia kenakan. Ditambah dengan tawanya yang menggelegar, Ghuan menjadi terlihat begitu tampan berkali-kali lipat dari sebelumnya.     "Ah maaf, gue nggak tertarik nyentuh barang bekas. Dan satu lagi, sejak kapan gue terlibat dalam sebuah relasi berjudul sahabat? Sadar diri kek, mana ada orang yang mau temenan sama cewek murahan kayak lo!"     Perkataan Ghuan terasa menancap di ulu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN