Gaun Pilihan 2

1622 Kata

        Tangan kecil itu mengepal dengan kuat dan memukul dengan keras meja kayu yang ada didepannya itu, menciptakan warna merah di jemarinya yang putih, teriakkan kesakitannnyapun turut bergema memenuhi ruangan itu.       “ Sayang, sudah cukup! Ikhlaskan!” Sang mama mendekat, mengelus punggung rapuh itu dengan senyum sedihnya.       “ Tidak bisa, Ma!” isakan itu mulai terdengar, “ Mas Bumi harus menikah denganku!”        “ Winona, dengarkan Mama.” Tangan renta itu membawa wajah sang putri mendekat, menghapus lelehan air mata itu lembut. “ Kita tidak bisa menikah dengan pria yang sama sekali tidak menginginkan kita dalam hidup mereka. Menikah itu komitment antara dua orang yang saling menginginkan satu sama lainnya.”       “ Ma..”       “ Hust! Mama tidak mau kamu menjalani pernikaha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN