“Nyonya, ini saya Edith.” Gadis pelayan berwajah pucat itu mengetuk pintu kamar tidur yang ditempati Krystal. Tidak ada respon dari dalam kamar tersebut, tetapi Edith tetap membuka pintu tersebut karena khawatir. Sudah sejak tadi pagi nyonya mudanya itu tidak berbicara dengannya. Edith mendengar jika nyonya mudanya itu mengalami syok akibat penyerangan semalam. Hatinya merasa sedikit sedih karena istri majikannya itu menatapnya dengan penuh waspada ketika ia mengantarkan makan siang untuknya. Krystal memang telah mengetahui identitas dirinya sebagai seorang slave dari Sauver Mateo. Tadi pagi Krystal secara pribadi bertanya padanya dan Edith terpaksa mengatakan hal yang sebenarnya kepada nyonya mudanya tersebut. Gadis pelayan itu tahu jika seorang manusia normal pasti akan mewaspadai me

