Bab 47

1484 Kata

Setelah mengantar Nurul dan berbincang sedikit dengan Daniel, Fatih segera berangkat ke kantor BIN meninggalkan istrinya bersama Daniel dan Zaya. Tujuannya ke sana untuk menemui Farhan. Tidak lama kemudian, Fatih memarkirkan mobilnya di depan gedung. Ia masuk dengan langkah derap menuju ruang Farhan. Sebelum mengetuk pintu, suara di dalam menghentikan gerakannya. "Aku minta kalian berhati-hati, kalau kalian tertangkap jangan sekali-kali menyebut namaku!" tekan Farhan pada lawan bicaranya. "Aku tidak mau tahu! Untuk apa aku bayar kalian kalau kalian tidak becus seperti itu. Dan kau, tolong awasi adikku itu jangan sampai dia berbuat ulah malam ini." Di balik pintu Fatih mengernyit. Hanya suara Farhan yang ia dengar. Itu berarti Farhan sedang berbicara di telepon. Lalu, siapa yang dim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN