"Sial! Ke mana wanita itu?" Clara terperangah tidak percaya. Wanita yang mereka tinggalkan tadi kini raib tak berjejak. Setelah menghabiskan makan malam dan duduk sejenak di restoran hotel, Clara beserta dua pria yang bersamanya kembali ke kamar. Memeriksa apakah wanita itu sudah sadar ataukah belum. Namun yang terlihat tidak seperti dugaan. Kamar yang mereka masuki tampak kosong. Setiap sudut kamar bahkan hingga kamar mandi sudah mereka jelajahi, tetapi tidak sedikit pun siluet yang membuktikan bahwa wanita itu masih berada di kamar ini. "Gagal! Kali ini gagal lagi rencanaku!" Clara menggeram marah. Napasnya menderu. Kepalan tangannya memutih. "Kalau dia bisa lolos dengan mudah, sia-sia kita menculiknya," ucap Bandot kesal. Namun berbeda dengan Bandot dan Clara, Heroshi hanya te

