Kennan yang mendengar sindiran untuknya merasa naik pitam dan hendak mengejar Dave tapi sayang sekali ditahan oleh Evelina, “Kenapa menghalangi langkahku untuk membuat mulut pria b******k itu karena tidak asal ucap!” pekiknya kesal. “Aku tau kamu saat ini sedang marah, tapi ingatlah di sini ada Axel.” Tegur halus Evelina memegang lengan Kennan. Kennan lalu menatap Axel yang sedang menyantap makanan dengan nikmatnya dan sama sekali tidak merasa terusik dengan perdebatan panas yang baru saja terjadi, kedua babysitter Axel handal dalam mengelabuhi supaya anak mereka tidak mengetahui jika di depannya tadi terjadi keributan mengenai masalah orang dewasa. Amarah yang sudah meluap kini mulai mereda apalagi anaknya menatap Kennan dengan penuh tanda tanya. “Axel suka makanannya?” tanyanya karena

