Setibanya di tanah air, Kennan tidak langsung mengaktifkan ponselnya karena fokus dengan Axel dan juga prepare untuk meeting besok harinya. Ketika sudah menjelang sore, barulah ponsel mahalnya diaktifkan dan langsung muncul notifikasi yang memberitahu jika Evelina dan Dave bertemu di bandara. Amarah dalam diri Kennan tentu saja langsung meluap, “Baru di tinggal sebentar, rupanya pria tidak tau diri itu mengejar milikku!” batinnya sembari membanting ponsel mahalnya di kasur lalu mengusap wajah dengan kasar dan mengacak-acak rambutnya. Kennan lalu menghubungi seseorang yang diberi tugas khusus untuk Dave. “Aku tidak mau tau, buat dia merasa jera!” ucapnya sebelum mengakhiri obrolan melalui sambungan telepon. **** Di kantor, Kennan datang terlambat karena anaknya-Axel cukup rewel dan m

