Evelina tentu saja merasa tidak nyaman karena dirinya memang sudah tidak ingin berkomunikasi atau pun bertemu dengannya. “Ba-baik, Ke-kenapa kamu tiba-tiba ada di sini, Dave?” tanyanya dengan nada canggung. “Aku ada urusan pekerjaan di Paris selama satu minggu ini. Kebetulan juga sedang jalan-jalan di sekitar sini lalu mendapat informasi jika butikmu mendapatkan kepercayaan untuk menampilkan karya terbaikmu untuk acara New York Fashion Week.” Jawab Dave dengan santainya setelah itu menatap sekeliling sejenak sebelum akhirnya tatapan tersebut kembali tertuju pada Evelina. Evelina menganggukkan kepala sebagai tanda jika ucapan tersebut memang benar, “Siapa yang memberitahumu, Dave?” tanyanya penasaran karena teman sesama desainernya tidak ada yang berasal dari negerinya. “Tentu saja Mi

