12. Penyatuan yang panas

1080 Kata

Evelina sempat berteriak sesaat sampai akhirnya sudah berada di kamar pribadi Kennan, semenjak tinggal di sini, ia menolak untuk satu kamar dengan mantan kekasihnya dan memilih di kamar tamu yang berada di lantai bawah. Dirinya tidak bisa membayangkan jika harus satu kamar setiap malan dengan Kennan, bisa-bisa tubuhnya remuk. Membayangkannya saja sudah membuatnya merinding dan malah hari ini dipaksa untuk mandi bersama, setelah tiba di kamar, pintu langsung di kunci dan entah di simpan di mana sampai Evelina sama sekali tidak mengetahui. “Kennan, jangan gila!” protes Evelina yang genggaman tangannya sama sekali tidak dilepaskan oleh Kennan. “Aku tidak menerima tolakan. Salah siapa berani-beraninya menjawab panggilan video dari Dave! Sudah tau aku tidak suka malah dilanjut!” “Ini tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN